bemstaipancabudinews.com | MEDAN - Ketika sebagian besar warga Kota Medan telah terlelap, lima pengurus inti Mahasiswa Bergerak (MAGER) memilih turun ke jalan. Pada Jumat dini hari, (18/9/2026), sekitar pukul 01.00 WIB, mereka menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Medan untuk membagikan makanan kepada masyarakat yang masih bertahan dan beristirahat di pinggiran jalan.
Kegiatan tersebut dimulai dari kawasan Jalan Letnan Sujono, lalu berlanjut ke Aksara, Jalan H.M. Yamin, hingga sejumlah titik di pusat Kota Medan. Satu per satu makanan dibagikan kepada mereka yang dijumpai di sepanjang perjalanan. Sebagian di antaranya merupakan pekerja yang masih beraktivitas hingga dini hari, sedangkan sebagian lainnya adalah masyarakat yang memilih atau terpaksa beristirahat di ruang terbuka dan pinggiran jalan.
Bagi Mahasiswa Bergerak, aksi itu bukan sekadar membagikan makanan. Kegiatan tersebut dimaknai sebagai bentuk sederhana dari kepedulian sosial, bahwa pergerakan mahasiswa juga dapat hadir melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. "Satu Pergerakan Memberi Kehidupan" menjadi pesan yang dibawa dalam kegiatan itu.
Pimpinan Umum Mahasiswa Bergerak, dalam keterangannya saat kegiatan berlangsung, menyampaikan bahwa aksi berbagi makanan ini diharapkan tidak berhenti pada satu malam. Ia mengatakan kegiatan tersebut insyaallah akan dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, dengan menyusuri jalanan dan menyapa masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah hiruk-pikuk Kota Medan yang perlahan senyap, langkah kecil lima pengurus inti itu menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak mengenal waktu. Sebab terkadang, pergerakan tidak harus hadir dengan suara yang keras. Ia cukup hadir melalui tangan yang memberi, hati yang peduli, dan langkah yang memilih untuk turun menemui kehidupan. Satu Pergerakan, Memberi Kehidupan, Mahasiswa Bergerak (MAGER) Hadir di Jalanan, Peduli pada Kehidupan. ASA


0 Komentar